Menemaninya Dengan Cinta

Ketika sedang dalam perjalanan menuju rumah, saya membuka sebuah kuis sederhana dari Cussons Baby, isi kuis tersebut kurang lebih adalah mencari bintang melalui lomba foto, nah tema dari lomba foto ini macam-macam; kebetulan yang saya baca temanya adalah mengenai emotional bonding..

 

lalu saya terhenyak,

Sebagai Ibu, saya sadar bahwa saya  bukan seorang Ibu yang sempurna. Kadang, sebagai ibu bekerja, terbersit kesedihan karena waktu saya tidak bisa utuh untuk anak saya. Saya harus ekstra pintar membagi waktu untuk diri saya mencari makan juga untuk menemaninya tumbuh.

 

Masa-masa yang sedang Kakak alami adalah masa yang kritis, di masa itu banyak perkembangan dan pertumbuhan  yang buat saya penting. Maka dari itu, saya selalu  berusaha memenuhi kebutuhannya akan kehadiran saya — walau tidak banyak — untuk menemaninya tumbuh.

 

Tentang bonding,

banyak suara miring di luaran sana yang mengira bahwa  seorang ibu pekerja tidak memiliki bonding sekuat ibu yang memutuskan untuk  di rumah saja. Buat saya, bonding tercipta bukan hanya sekedar dari keberadaan tapi tentang perasaan tulus yang tidak bisa dibohongi,

 

sebut itu

cinta.

 

Saya tidak pernah main-main dalam memberikan cinta yang besar kepada Kakak. Semua hal  saya curahkan untuk menemaninya tumbuh dan berkembang. Saya sempatkan segala hal agar ia merasa Ibunya ada, bahwa ibunya peduli. Saya juga  mulai mengajari Kakak  bahwa Ibunya tidak bisa selalu bersama ia,

 

image1-2

 

saya ajari ia untuk mengerti.

bahwa cinta bukan berarti selalu ada,

bahwa ditrngah ketidakberadaan bukan berarti cinta itu tidak ada.

 

 

Mungkin terdengar klise, tapi sentuhan Ibu adalah sesuatu yang selalu saya percaya bisa menguatkan bonding antara saya dan Kakak. Saya memang tumbuh di tengah keluarga yang penuh dengan pelukan, dan otomatis hal tersebut menular ke saya. Rasanya hampir setiap saat kebersamaan antara saya dan Kakak diisi oleh hal romantis tentang sentuhan penuh cinta. Dekapan, ciuman, pelukan adalah candu untuk saya.

image2-2

Kakak Kiko,

mungkin kamu belum mengerti mengapa Ibu berjuang di siang hari hingga tega meninggalkanmu,

tapi ibu akan selalu pastikan 1 hal, Ibu akan selalu ada mendampingi Kakak, menemani Kakak tumbuh dengan cinta.

 

Ibu memang tidak akan selalu ada,

tapi cinta Ibu adalah doa, yang menuntun langkah kaki Kakak menuju jalan yang lebih jauh.

image3

 

Oya, berbicara tentang kontes foto yang diadakan oleh Cussons Baby, untuk para Bunda yang ingin ikutan,

ini informasinya:

FB : https://www.faceboo.com/CussonsMumMe.Id/

Twitter: https://twitter.com/cussonsmumme_id

Web : http://cussonsbaby.co.id

Microsite: http://cbk.cussonsbaby.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *