Sesingkat Lantai 9 Menuju Lantai Dasar

Sesingkat pembicaraan tidak sengaja dengan seorang yang cukup bermakna yang tidak pula direncanakan pertemuannya. Pada perjalanan dalam lift dari lantai 9 menuju lantai dasar.

Him : “Ngapain lo, ambil ijazah?”
Me : “Ngurus internship.”
Him : “Internship dapet dimana? Keluar kota dong? Jauh dong ma keluarga baru nanti?”
Me : “Dimanapun lah. Pengennya sih deket-deket aja.”
Him : “Kenapa? Disuruh ‘dia’ stay di Jakarta aja?”

Him : “woy?”
Me : “Ngga juga.. Emang kalau disuruh stay di Jakarta kenapa?”
Him : “Ya bagus. Karena cara melindungi perempuan itu dengan mengawal dan menjaga raganya dari dekat tapi membebaskan pikirannya terbang sejauh mungkin. Untuk laki-laki sebaliknya, bebaskan raganya, tapi jaga pikirannya…..”

..

Me : …

6 thoughts on “Sesingkat Lantai 9 Menuju Lantai Dasar

  1. Entah sih, tapi malah jadi empet sendiri bacanya. Menurutku, kalo sampe ada yang berpendapat seperti ini malah belum kelar di tataran individu tentang komitmen. Juga di penghargaan pada diri sendiri dan orang lain.

    *shrug

  2. Hai Falla salam kenal.. sy teman SMP Deshna maaf sy komen disini.. tlg sampaikan salam sy dan teman2 smp akt 86 utk Deshna ya.. sy tdk tahu menghubungi deshna utk mengundang acara reuni smp kami.. terima kasih Falla..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *